Senin, 14 November 2011

:)

Posted by Melinda Pradita at 03.23 0 comments
"kamu bilang, kamu merasa sepi dan kedinginan.
lalu, bolehkah aku datang dan menghangatkan?"

Jumat, 11 November 2011

kamu, aku rindu

Posted by Melinda Pradita at 10.07 0 comments
" Jam berapa sekarang? Ayo tidur! Udah malem ini..."
" Nggak mau. Belum ngantuk."
" Emang lagi ngapain,sih? Ayolah, nurut sama aku... Nanti kamu sakit kalo tidur malem-malem terus..."

" Kamu ke Jawa Timur? Ke mana? Sama siapa? Ngapain?"
" Ke temen. Sendiri. Kok kamu tau?"
" Temen siapa? Ngapain? Kok nggak bilang sama aku???"

" Kamu lagi UTS, ya? Semangat! Jangan lupa makan..."
" Iya. Nanti dulu."
" Makan dulu... Nanti maag-nya kumat. Kalo udah makan, kan, belajarnya jadi lebih enak.."

" Lo, kok kamu malah jadi males belajar? Ayo dong, semangat... Kalo kamu ga semangat yang nyemangatin aku siapa? Aku besok kuis sama presentasi ini..."

" Jangan lupa, sholat, ya... Ngajinya udah?"
" Iya udah semua,kok."
" Pinteer... Kan kalo udah semua gitu jadi nggak ada beban lagi :)"

" Eh,aku tau kamu lagi marah, tapi barusan tante aku sms. Katanya jam 11 malem ini bakal ada radiasi apa gitu. Kalo bisa hp dimatiin, ya... Biar nggak kena radiasinya."

" Bapak kamu tukang 'nyeser ikan', ya?"
" Kok tau?"
" Karena kamu telah menjaring hatiku... Hahahahaha"


Kamu. Kamu. Kamu.
Sedang apa kamu di sana?
Cepat pulang.
Aku ingin cepat bertemu.

Kamu, aku rindu
* @RadioGalauFM: Jogja-Jakarta. Hati merana, jarak meraja.

Senin, 07 November 2011

Untukmu, Lelaki Kedua

Posted by Melinda Pradita at 00.26 4 comments
Belum genap setahun aku mengenalmu, tapi kisah tentangmu begitu erat membekas di kepalaku
Belum lengkap hatiku menuliskan namamu, kau selalu hadir tiap malam untuk memastikanku mengingatmu
Belum sempat aku mengucap terima kasih padamu, kau membantuku lagi tanpa menghiraukan siapa aku dan bagaimana masa laluku

Kau baik.
Sangat baik.
Untukku.
Atau untuk kita, jika memang kata itu akan terwujud nantinya.

Tapi aku tidak bisa
Aku tidak bisa bicara dan menatapmu seolah dalam diriku tidak terjadi apa-apa.
Aku tidak bisa berada di dekatmu tanpa punya jutaan rasa bersalah yang begitu mendera.
Aku tidak bisa melihatmu menatapku dalam dan menjanjikan kita akan baik-baik saja.
Dan aku tidak bisa membohongimu selamanya…

Kau baik.
Sangat baik.
Untukku.
Atau untuk kita, jika memang kata itu akan terwujud nantinya.

Aku suka berada di dekatmu, hanya itu saja.
Aku suka kita pernah berkenalan dan menjadi sedekat ini, itu saja.

Kau baik.
Sangat baik.

Tapi aku tidak bisa
Aku tidak bisa mengatakan ‘ya’ untuk sebuah kata cinta.
Aku tidak bisa berjanji untuk membantumu mewujudkan kata ‘kita’.
Dan aku tau aku berdosa jika harus membohongimu lebih lama.

Kamis, 03 November 2011

Senandung Ungu

Posted by Melinda Pradita at 03.07 0 comments
Hei, kamu.

Iya, kamu.

Kamu, yang berkacamata dan berkaus abu-abu. Yang selalu duduk di depanku dan dengan angkuh memamerkan kekarnya punggungmu. Yang tak pernah kukenali di masa lalu, namun kini menjadi pusat perhatianku. Kamu, yang mampu menghipnotisku dengan runtutan kata-kata dan senyum simpulmu. Yang membuatku tertegun kaku ketika melihatmu berjalan ke arahku.

Kamu, yang untuk kesekian kalinya tak pernah lelah memperhatikanku. Menghalangi langkahku hanya untuk mengatakan hal lucu yang selalu membekas di otakku. Mendengarkan pertanyaan bodohku dan menjawabnya dengan santun dan lugu.

Kamu, sosok dewasa yang entah mengapa terlihat begitu mempesona di mataku. Yang membuatku merindukan tatapan mata teduh dan menenangkan itu. Yang bisa membuatku tersenyum lucu melihat caramu menarik perhatianku.

Iya, kamu.

Kamu yang berkacamata dan berkaus abu-abu. Yang selalu menyempatkan diri menyapaku saat kita bertemu.

Terimakasih untuk percakapan menyenangkan itu.
Terimakasih untuk bersamaku di hari Minggu yang lalu.
Terimakasih untuk waktu yang kita habiskan beberapa saat lalu.

Aku tau.
Aku tau kita tidak terburu-buru.
Aku tau kita masih punya banyak waktu.
 

Melicious Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea