Senin, 14 Maret 2011

K.I.T.A

Posted by Melinda Pradita at 00.00 0 comments
Cerita indah kita. Masih begitu jelas terekam di kepala. Tentang aku, kamu, mereka. Tak henti kita tertawa. Bahagia. Berdua. Tanpa setetes air mata. Diiringi ribuan asa. Menerbangkanku menembus batas khayal dan nyata. Denganmu, aku teristimewa.

Kau pergi, tetap meninggalkan hati. Namun aku sendiri. Kosongkan sebagian ruang dalam diri. Tak mampu terisi. Tak dapat terganti. Hanya kamu yang dinanti. Hanya namamu yang terpatri. Aku merasa sepi. Tak sanggup berbagi. Kau bilang aku harus mengerti. Kau berikan sebongkah harap lagi. Tentang janji. Utarakan kau akan kembali.

Aku menunggu. Dalam rindu. Dalam pilu. Dalam ribuan cemas dan ragu. Merasa lemah dan muak dengan sikap hiperbolaku. Aku mengutuk dalam sendu. Bukan kamu, tapi diriku. Tak pernah salahkan cintamu, hanya pertanyakan cintaku. Aku terbuai masa lalu. Mengharap perputaran waktu. Tak mampu. Aku pun berlalu.

Aku gamang. Dengan sejuta dinamika yang tak mampu kutentang. Aku ingin pulang. Ke pelukanmu seorang. Namun takdirku melarang. Memaksaku terus berjalan, berlari, bahkan terbang. Tak hidup lagi dirimu dalam bayang. Aku disadarkan oleh terpaan badai yang berharap mampu membuatku sekuat batu karang. Hingga aku dapat menatap jalanan ini dengan tatapan nyalang.

Aku pernah bermimpi. Tentang aku, kamu, dan rasa di hati. Aku tau mimpi itu kelak akan terjadi. Suatu hari nanti. Hanya doa yang menjadi teman sejati. Menuntunku dalam risau yang tak bertepi. Aku tak ingin menangis lagi. Aku berdiri. Menghempaskan tubuhku melawan ribuan nyeri. Aku bosan merasa kosong tak terisi. Aku bangkit, mencari ribuan jawab yang aku cari. Hey,lihat diriku ini! Aku masih mampu berdiri tegak di sini, mempertahankan separuh hati. Aku menunggu dengan pasti. Bukan hanya kamu, tapi juga rencana indah Tuhan yang masih menjadi misteri.

Sabtu, 12 Maret 2011

Dynamic of Age

Posted by Melinda Pradita at 21.38 0 comments
Seorang gadis bisa menutupi segalanya layaknya seorang wanita dewasa. Namun entah mengapa, di mataku itu hanyalah sebuah kamuflase picik seorang gadis yang belum mampu mengakui semua hal yang terjadi dalam hidupnya. Kuakui, ada kalanya suatu hal harus kita tutupi dari siapapun, tapi hanya beberapa, bukan semuanya.

Aku juga seorang gadis biasa. Namun entah kenapa, ada suatu perbedaan besar antara hidupku dan hidup gadis-gadis lain. Aku sudah memilih untuk bersikap jujur dalam mengarungi hidup ini. Jujur dalam kata-kata dan perbuatan. Jujur dalam pengakuan keinginan dan harapan.

Aku tidak ingin jadi munafik lagi. Seperti seorang gadis kecil yang selalu tersipu dan menggeleng manja padahal sebenarnya ia mau. Aku ingin belajar dewasa. Belajar mengungkapkan hal yang sejujurnya. Namun ingat, aku wanita. Aka nada hal-hal yang dengan jujur kukatakan siapapun tak boleh mengetahuinya, rahasia.

Aku tidak menuding siapapun dengan tindakan preventif mereka untuk berpura-pura. Buatku itu hak mereka. Aku hanya bilang, aku merasa jauh lebih nyaman dengan lingkungan yang apa adanya, yang tidak munafik terhadap hal yang sudah sangat jelas adanya.

Aku bukan sosok yang serius. Sungguh. Ini hanyalah tulisan kecil yang tidak mampu mendeskripsikanku seutuhnya. Aku tersenyum, tertawa, bahagia. Aku juga tidak ingin dinilai suram atau kaku hanya dari tulisan kecil ini.

Aku sudah bilang, aku ingin menjadi dewasa. Mungkin dengan cara yang sedikit berbeda. Mungkin. Atau… sebenarnya bukan dengan cara yang berbeda, namun kalian saja yang tidak mau mengakuinya?

Aku tersenyum membayangkan kalian saat membaca tulisan ini. Aku memang seperti ini. Dan aku sudah memutuskan untuk melangkah di suatu jalan. Tak apa bagiku menjadi berbeda, selama koridor perjalananku masih tegas batasnya.

Aku tau apa yang kulakukan. Aku sadar dan aku sedang berlatih untuk menjadi bertanggung jawab. Sedikit saja, aku ingin mengepakkan sayapku lebih jauh. Aku ingin menjadi dewasa dengan kejujuran yang aku punya.

Terrible's Day

Posted by Melinda Pradita at 21.37 0 comments
I just got an accident.

Crashed by car.

Bagian belakang kepala saya terbentur dan memar. Begitu juga bahu kiri saya. Kedua kaki saya juga full of pain-painting. Gosh…

Sakit sekali.

Saya sempat dirawat di rumah sakit selama dua hari.

Doctor said that I would be fine. Nothing’s gonna be worry. Baik kepala maupun bahu saya nggak ada yang retak atau patah. I should be happy for that.

But however, bagian belakang kepala saya masih benjol dan tangan kiri saya masih sulit untuk diangkat. Beberapa bagian tubuh lain juga masih terasa so damn painfull tentunya.

Sometimes, I hate myself for this reason.

Saya benar-benar membenci diri saya yang merepotkan orang lain seperti ini.

Tapi mau bagaimana lagi, God’s whole plan is absolutely absolute.

Jadi mungkin ini semacam kumpulan tugas yang Allah swt. berikan buat saya.

Tugas pertama jelas, saya harus latihan bersabar menghadapi semua kesakitan ini. Yah, saya nikmati saja. Toh sakit bisa menghapuskan dosa-dosa kita,kan…

Tugas kedua, saya harus tetap bersyukur bagaimanapun keadaan saya sekarang. Hey, I’m still alive even my head crashed something! And I’m fine too… sesuatu yang harus disyukuri,kan? Selain itu, saya jadi benar-benar menghayati salah satu semboyan yang bilang “sehat itu harta yang paling mahal harganya”. THAT’S REALLY TRUE!!!!

Next, tugas ketiga, saya belajar jadi pejuang yang tak kenal lelah dan selalu penuh semangat. Come on… Saya selalu terbangun dengan badan sakit semua and I totally have to be strong facing this day! Ayo… semangat untuk bergerak biar cepet sembuh,Mel!!!

Finally, yaa… saya harus menilik ulang diri saya, menginstropeksi lagi tentang semua yang ada dalam diri saya sampai jadi seperti ini. Mungkin memang ada yang harus dibenahi, baik dalam kata-kata, sikap, maupun pola pikir saya. Namanya manusia, human could always be related to fault…

Pada akhirnya kita ambil positifnya saja lah, yang namanya apes itu kan bisa datang sewaktu-waktu tanpa diduga, dan yang namanya takdir itu nggak bisa dihindari… So, how is the way out?

Ya sabar dan tawakkal…

Because God always be here… keep you so carefully… =D

Sabtu, 05 Maret 2011

I am.

Posted by Melinda Pradita at 02.23 0 comments
Who am I?

Simple question, but actually it has lot of meanings.
it's not only a fame statement from Jackie Chan, of course.
it's about ourself.
about how our defense on this world.
how we act to show our great performance to delight others...

so, inilah saya.
bukan cuma mengenalkan nama, alamat, tempat tanggal lahir, and other thing that actually can-be-known-by-seeing-my-identity-card.
ini tentang saya.
tentang siapa saya.
tentang apa yang saya sukai dan tidak.
tentang apa yang saya impikan.
tentang bagaimana impian saya bisa tercapai nantinya (amin)

tapi,
semua tentang saya itu tidak harus selalu dideskripsikan secara gamblang.
new style maybe, i wanna try to make it different.
dengan curhatan saya,
atau postingan cerita saya,
just it.


so,here I am.
define my self with new way,



regards,
mel

Kamis, 03 Maret 2011

Welcome...

Posted by Melinda Pradita at 18.00 0 comments
Voila...

Akhirnya bikin blog (lagi) juga...
Dasar masih bocah, ada aja kesalahan teknis dalam hal pengelolaan blog sebelum-sebelumnya,hehe

But actually,here I am.
New beginning
New life
New part
and of course...
it's the new me...


So just enjoy reading this guys! =D
 

Melicious Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea